Spectrum adalah untuk orang berkebutuhan khusus yaitu anak anak, remaja dengan gangguan perkembangan, gangguan belajar dan gangguan emosional. Spectrum didirikan untuk memberikan pelayanan psikologis, rehabilitasi dan pendidikan.

 

Didirikan pada tahun 1998 oleh Dra. Psi. Tisna Chandra, seorang psikolog klinis dan dokter Dahlia Almatsier, seorang psikiater, Spectrum Treatment and Education Centre berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu bagi anak, remaja berkebutuhan khusus, dan anak, remaja dengan gangguan belajar dan gangguan emosional. Lebih dari 400 anak-anak, remaja dan dewasa mendapatkan pelayanan di Spectrum.

 

“Luar biasa…kami memulai dengan sangat kecil namun sekarang sudah dapat memberikan pelayanan terapi kepada banyak sekali anak-anak. Keadaan ini berkembang sesuai dengan kebutuhan yang semakin banyak baik dulu maupun sekarang. Kami mencoba memberikan yang terbaik. Semua anak adalah unik dan berbeda satu sama lainnya, sehingga membutuhkan perhatian yang berbeda satu sama lainnya,” diungkapkan oleh Tisna Chandra.

 

Melalui proses assesment dan dialog yang mendalam dengan orang tua, Spectrum memberikan saran terapi maupun penanganan lainnya yang perlu diikuti seorang anak dan remaja. Terapi yang dilakukan adalah terapi terpadu, yang berasal dari kombinasi beberapa jenis terapi yang dibutuhkan anak dan remaja. Setiap empat bulan, kami mengevaluasi perkembangan anak.

 

"Semakin cepat anak mendapatkan penanganan hasilnya akan semakin baik. Namun, kami juga menerima remaja berusia 18 tahun ke atas bahkan yang sudah berusia 30 tahun. Semua adalah tentang meluangkan waktu, tenaga, usaha serta bekerja sama untuk mengembangkan kemampuan anak-anak. Dan hasilnya terlihat,…kita dapat melihat perkembangan anak-anak dari hari ke hari…” dikatakan Tisna Chandra.

 

Sejak 2001 founder Spectrum Treatment and Education Centre bersama Dra. Psi. Sandra Talogo M.Sc seorang psikolog klinis membuka sekolah terpadu. Dimulai dengan satu kelas, saat ini sekolah Spectrum mempunyai lebih dari 100 siswa dari pendidikan dasar sampai dengan pendidikan menengah dan sekolah workshop/kejuruan. Mereka seringkali sulit untuk mengikuti sekolah umum. Spectrum memberikan kesempatan pada siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak, sesuai dengan masing-masing kemampuan, kapasitas, dan minat yang dimilikinya.

 

“Sangat penting. Di sekolah umum seringkali anak-anak mendapat masalah. Di sini mereka dapat mengikuti pelajaran dan bersosialisasi. Berada di dalam lingkungan dengan anak-anak lain, memperhatikan orang lain dan belajar bersama. Kami memiliki siswa yang setelah lulus meneruskan ke sekolah umum.” Dikatakan oleh guru Spectrum.

 

Dari pelajaran matematika, IPA, Bahasa Indonesia sampai dengan pelajaran komputer. Semua diberikan di sekolah Spectrum. Selain itu pengasahan potensi juga penting, seperti belajar musik, olah raga, melukis, dan lain-lain.

 

Untuk anak-anak dan remaja berbakat, Spectrum mempunyai sekolah workshop yang bertujuan untuk melatih ketrampilan, produktifitas dan menyiapkan anak-anak dan remaja untuk kemandiriannya kelak.

 

Tisna Chandra mengatakan, “Sangat penting untuk masa depan mereka. Mereka mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan menjadi independen. Kami memiliki siswa yang mulai membuka tokonya sendiri.”

 

Spectrum berharap untuk terus memberikan pelayanan terpadu kepada lebih banyak anak-anak, remaja berkebutuhan khusus. Saat ini kami sedang membangun kelas di lantai dua. Harapan kami ke depannya Spectrum dapat memiliki asrama untuk anak-anak dan remaja berkebutuhan khusus, dan dapat membangun kampung Spectrum dimana mereka dapat tinggal, berwiraswasta, berkeluarga secara mandiri, dan menjadi seorang sosok yang kuat dan bahagia.